Keunikan Cita Rasa Ayam Betutu



Foto: Ist
Foto: Ist

SETIAP orang yang pernah mengunjungi Bali, pasti tidak asing lagi dengan menu bebek betutu. Meskipun demikian, tidak banyak orang yang mengetahui keunikan serta lamanya proses memasak.

Makanan yang aslinya digunakan sebagai sesajen ini biasa disajikan bersama plecing kacang panjang dan nasi putih hangat. Selain bebek, sebenarnya ada ayam betutu yang dibuat dari ayam kampung.

Bumbu yang digunakan untuk membuat bebek atau ayam betutu khas dan lengkap. Setelah dibumbui, ayam atau bebek lazimnya dibungkus dengan pelepah pinang yang dalam bahasa Bali disebut dengan upeh atau pelepah daun pisang kering. Kemudian bebek atau ayam dimasukkan ke dalam gerabah, ditimbun dengan gabah kering, dengan bagian atas tumpukan gabah terlebih dulu dibuat bara. Selanjutnya, bebek atau ayam dibiarkan selama satu malam.

Selain dimasak dengan cara itu, bebek atau ayam dapat pula dimasak dengan cara tradisional lain. Batu dalam kubangan tanah terlebih dulu dipanaskan. Setelah bara api padam dan batu memanas, bungkusan bebek atau ayam dipendam selama satu malam.

Bebek atau ayam betutu dapat pula dimasak dengan proses modern. Bungkusan bebek atau ayam dipanggang dalam oven dengan suhu 120 derajat Celsius selama 8 jam, jika ayam kampung dalam panci dan memasaknya di atas kompor.

Sumber: Ceritarasa William Wongso, Kumpulan Resep Alternatif

Comments