Powered by Blogger.

Jia Restauran Menyajikan Bebek Peking Berkulit Renyah


Selama lebih dari 22 tahun, restoran Shang Palace di Shangri-La Hotel Jakarta menyuguhkan sajian China bergaya Canton.Namun pada pertengahan tahun lalu, Shang Palace resmi ditutup untuk berganti konsep.

Adalah Jia, restoran yang kini menggantikan Shang Palace. Restoran yang berarti "pertama" ini menyuguhkan ragam dim sum, hidangan BBQ, dan makanan China favorit lainnya.
Bebek Peking Berkulit Renyah Kini Bisa Dinikmati di Jia Restaurant

Kelezatan Bebek Peking Kerumitan Proses Pengolahannya

Bebek peking salah satu hidangan khas di restoran yang menyajikan masakan China. Di restoran Jia, Shangri-La Hotel, Jakarta hidangan bebek peking adalah signature dish atau hidangan khas yang menjadi rekomendasi untuk tamu.
"Bebek Peking panggang kita adalah yang paling spesial karena pertama kali di Jakarta ada show kitchen, tamu dapat melihat langsung bebek dipanggang," klaim Executive Chinese Chef Jia, Christoper Chai, Jumat (13/1/2017).
Chai menjelaskan bebek peking di Jia terbilang istimewa karena dibuat hanya saat ada pesanan dari tamu. "Kalau mau makan bebek peking harus tunggu 45 menit. Kalau tidak mau tunggu, bisa telepon dulu biar nanti ketika datang bebek sudah tinggal disajikan," ungkap Chia.
Proses pembuatan bebek peking di Jia terbilang rumit. Waktu 45 menit yang Chai katakan hanyalah durasi pemanggangan. Barbecue Chef Jia, Then Boon Heng menjelaskan proses pembuatan bebek peking dari awal hingga disajikan.
"Pertama bebek dibersihkan, kemudian dimarinasi 10 menit dengan air garam dan rempah-rempah China. Setelahnya bebek direbus, kemudian diwarnai dengan gula. Sudah selesai, lalu proses pengeringan bebek digantung selama satu hari penuh di temperatur ruang, kemudian terakhir baru dipanggang," kata Then.


Bebek panggang di Jia, Shangri-La Hotel Jakarta yang disantap dengan Momo, potongan timun, dan daun bawang.

Proses pemanggangan bebek berlangsung selama 40-45 menit dengan suhu oven mencapai 200-240 celcius. Oven untuk memanggang bebek terbilang unik, karena terbuka dan bebek digantung dan mesin dengan otomatis menjalankan bebek di dalam oven, agar matang secara merata.
"Kami pakai bebek lokal, karena di Indonesia ada aturan larangan impor setelah isu flu burung. Sebenarnya rasa kulit bebek lokal berbeda dengan bebek China, tetapi rasa dagingnya sama," kata Then.
Alhasil jadilah bebek peking dengan kulit coklat bersinar dan daging bertekstur empuk. "Ini bebek peking ala Beijing. Sebelumnya di Shang Palace (restoran China di Shangri-La yang digantikan Jia) adalah bebek panggang ala Kanton. Bebeknya dipanggang dulu kalau ada yang pesan lalu digoreng. Kalau sekarang bebek dibuat kalau dipesan," kata Chai.

Sensasi empuk aneka menu bebek peking

Anda ingin merasakan sensasi aneka menu olahan bebek peking bercita rasa khas tradisional Indonesia? Silakan datang ke Dekwek yang berada di Jalan Panglima Polim Jakarta Selatan. Letak persis restoran yang berdiri sejak Juli 2010 ini di samping kampus Interstudy atau di depan markas Polres Jakarta Selatan.

Dekwek menawarkan beragam menu berbahan baku bebek peking. Mulai sate bebek peking, bebek peking goreng dan bakar, soto bebek peking hingga siomay bebek peking. Soal harga, enggak usah khawatir. Harga makanan di resto ini tidak bakal menguras isi kantong.

Contoh, Anda bisa menyantap seporsi sate bebek peking yang menjadi salah satu menu spesial di Dwekwek dengan harga Rp 22.000. "Kami adalah restoran yang pertama yang menyajikan sate berbahan baku bebek peking," klaim Cepi S. Husada, General Manager Dekwek.

Lalu, ada bebek peking goreng paha yang menjadi salah satu menu paling digemari, dan cuma dibanderol Rp 24.000 per porsi. Bahkan nasi goreng bebek peking harganya hanya Rp 10.000.

Cepi mengatakan, meski berharga murah, bukan berarti cita rasa setiap menu di restonya murahan. Soalnya, semua makanan di Dekwek diolah dengan cita rasa tinggi. "Sesuai dengan moto kami: great taste, great value," katanya berpromosi.

Mau bukti? Coba saja menu bebek peking goreng. Dagingnya yang tebal begitu lunak dan gurih ketika disantap. Dengan sambal khas Surabaya yang wow pedasnya, rasa bebek peking goreng ala Dekwek bakal membuat Anda ketagihan.

Bumbu asli Indonesia

Menurut Cepi, daging bebek peking yang empuk itu tak lepas dari teknik olahan ala Dekwek. Resepnya, sebelum dimasak, daging bebek peking terlebih dulu diungkep atau dikukus tanpa air yang sebelumnya sudah diberi bumbu. Bumbunya apa saja? Cepi bilang, ini rahasia dapur. Setelah itu, baru daging bebek peking digoreng atau dibakar sesuai pesanan.

Banyak pelanggan Dekwek yang menebak daging bebek peking yang empuk itu lantaran dipresto. Namun, Cepi menjelaskan, proses ini justru akan membuat daging bebek peking gampang hancur. "Kami tidak memakai teknik itu," jelas dia.

Kelebihan berbagai menu bebek peking Dekwek juga terletak pada penggunaan bumbu asli Indonesia. Ini yang membedakan dengan menu bebek peking olahan rumah makan lain yang memakai bumbu oriental dan kacang.

Di Dekwek cukup dengan potongan cabai rawit merah, irisan bawang merah dan putih, serta kecap khas Surabaya. Sehingga, lebih bercita rasa tradisional. "Bebek peking memang cocoknya pakai bumbu itu," beber Cepi.

Sebagai pelengkap menikmati empuk, gurih, dan nikmatnya aneka menu bebek peking Dekwek, Anda bisa memesan Cah Baby Kol dan tumis kangkung seharga masing-masing Rp 10.000 per porsi.

Dekwek
Jl. Panglima Polim V No. 60
Jakarta Selatan
Telp: 021-7210969

sumber : http://lifestyle.kontan.co.id

Bebek Kaleyo, Menjajal Bebek Paling Rame Se-Indonesia

ANDA suka makan bebek? Tempat yang satu ini layak Anda kunjungi.
Keramaian terlihat di rumah makan Bebek Kaleyo cabang Tebet saat menjelang berbuka puasa. Saat itu jam menunjukkan pukul 17.30.

Terlihat sekitar 20 orang rela duduk di ruang tunggu untuk mendapatkan kursi. Yulia (19), konsumen yang mengaku seorang mahasiswi, akhirnya memilih take-away¬ karena pelayan mengatakan sudah tidak ada tempat.

Satu pelanggan pulang, beberapa pelanggan lain datang. Mereka rela menunggu meski pelayan mengatakan tidak mungkin mendapat tempat duduk sebelum berbuka puasa.

Sesuai dengan tagline yang diusung rumah makan ini, Warung Bebek Paling Rame Se-Indonesia.

Beruntung kami tak perlu antre, karena seorang rekan sudah datang lebih dulu pukul 17.00 WIB.

Sebagai restoran spesialis bebek, Bebek Kaleyo memiliki 3 menu unggulan: Bebek Goreng, Bebek Bakar dan Bebek Cabe Ijo.

Bebek Goreng disajikan dengan kremesan. Kelezatan daging bebek makin terasa nikmat dengan cocolan sambal dan taburan kremesan.

Ada juga Bebek Bakar. Bebek dibakar menggunakan arang botok kelapa. Menggunakan bumbu khas Jawa, rasa manis gurih terasa di setiap gigitan daging bebek yang empuk.

Menu yang termasuk banyak dicari, Bebek Cabe Ijo. Kalau Anda tidak kuat atau tidak suka pedas, sebaiknya tidak memilih menu ini. Bebek Goreng dilumuri cabe ijo, terasa begitu pedas dan bikin nagih.

Harga Bebek Kaleyo terjangkau. Perpotong 16 ribu Rupiah, perekor (2 dada dan 2 paha) 62 ribu Rupiah. Namun jika Anda memilih menggunakan bebek muda, harganya 18 ribu Rupiah untuk setengah ekor.
Soal rasa, kembali lagi ke selera masing-masing. Menurut saya pribadi sambal yang dimiliki warung bebek franchise lain masih lebih nampol. Namun kelembutan daging dan taburan keremesan Bebek Kaleyo memberikan sensasi berbeda.

Selain bebek, Kaleyo juga menyediakan menu ayam, tahu, sate ati ampela dan rujak colek.

Bebek Kaleyo sudah buka sejak tahun 1976. Gerai pertama ada di Cempaka Putih. Selain itu terdapat pula cabang Buaran, Sunter, Rawamangun, dan BSD. Cabang Tebet yang kami kunjungi adalah gerai ke-6. Kaleyo berasal dari kata kaleh (dua) dan ayo, yang berarti ayo datang untuk kedua kali.

Jika Anda mau berbuka puasa bareng kerabat, pastikan Anda ngetem tempat minimal 1 jam sebelumnya. Karena selama Ramadhan, Bebek Kaleyo cabang Tebet tidak menerima reservasi.

Bebek Kaleyo buka Senin-Sabtu pukul 11.00 – 23.00 WIB (Minggu tutup).

Bebek Kaleyo
Jalan Abdul Syafiie
Tebet
Jakarta Selatan, DKI Jakarta
021.9191 9090 atau 021.95 7000 22.
Harga: (Bebek) mulai Rp. 16.000

sumber: tabloidbintang.com

Menu Unggas di Pasar Rempah

UNGGAS bisa diolah menjadi aneka menu istimewa. Selain sarat protein dan gizi, menu berbahan unggas mudah diolah menjadi masakan sebagai teman makan nasi.

Sejak dulu unggas dijadikan sebagai bahan pangan paling digemari di negara mana pun. Demikian pula di Indonesia, unggas mulai ayam, bebek, puyuh, dan burung dara diolah menjadi aneka menu favorit yang menggugah selera.

Berangkat dari banyaknya penggemar aneka hidangan berbahan dasar unggas, Pasar Rempah Restoran, di Hotel Batavia, Jln Kali Besar Barat, Jakarta Utara, mempersembahkan promosi "Aneka Unggas" di Pasar Rempah. Sesuai dengan tema yang diusung, restoran bergaya Eropa klasik ini, menyajikan berbagai menu seperti grill quail, grill pigeon, dan bebek bengil.

Grill quail adalah menu yang dibuat dari daging burung puyuh. Menu ini semakin menarik dengan proses pembuatan yang teliti. Untuk mendapatkan daging burung puyuh yang empuk, daging di-marinate atau direndam dalam bumbu selama 12 jam. Hasilnya, ketika digoreng, bumbu meresap hingga ke bagian dalam daging.

Tidak jauh berbeda dengan proses pembuatan grill quail, menu lainnya yang tidak kalah menarik adalahgrill pigeon. Menu ini terbuat dari daging burung dara, yang diolah dengan kombinasi antara bumbu dan saus khusus BBQ ala Batavia.

"Sesuai dengan konsep hotel kami yang klasik, menu yang kami hadirkan di sini adalah menu klasik tapi tetap fresh," kata Food and Beverage Director Hotel Batavia Ario Budi Nugroho.

Bagi penggemar daging bebek, kehadiran grill bebek bengil mungkin menjadi hiburan tersendiri. Grill bebek bengil ini sama sekali berbeda dengan nasi bebek maupun rendang bebek yang umum ditemukan di restoran atau kafe di Jakarta.

"Bebek bengil khusus kami sajikan untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa banyak cara memasak daging bebek, selain di goreng maupun dibuat menjadi rendang," kata Ario.

Keunikan lain grill bebek bengil adalah proses penyajiannya yang berbeda. Bebek dihidangkan dengan saus matah ala Tabanan.

"Menu-menu ini selain cocok dikonsumsi oleh lidah orang Indonesia, juga cocok bagi turis mancanegara," akunya.

Selain hidangan yang terbuat dari aneka unggas, promosi menu-menu terbaru itu juga menghadirkan aneka cake yang sehat dan gurih. Cake yang disajikan tersebut, antara lain fruit cake dan black forest roulade.

Sesuai dengan namanya, fruit cake terbuat dari berbagai jenis buah-buahan di dalamnya, seperti buah ceri merah, kacang almond, kacang mete dan untuk mendapatkan rasa jeruk, cake ini ditambah denganorange feel. Tambahan madu dan vanila membuat cake ini terasa manis dan beraroma wangi.

Selain fruit cake, hadir pula black forest roulade. Cake ini menarik dan lezat dengan kombinasi bahan-bahan seperti cokelat bubuk, buah ceri dan butter. "Kami yakin siapa pun yang makan di restoran kami pasti akan puas dengan setiap hidangan yang kami sajikan," ucap Ario.
(sindo//tty)

Smoked Duck & Puding Kelapa Istimewa

KUALITAS masakan yang dihidangkan di Restoran Tian Xi tak perlu diragukan lagi. Dengan menggunakan bahan baku terpilih dan segar, tidak heran makanan yang dihasilkan juga dapat memanjakan lidah dan perut Anda.

Apalagi makanan di sini diracik oleh dua executive chef yang andal serta profesional yang berasal dari Malaysia. Chef yang pertama dengan spesialisasi masakan China dan yang kedua dengan spesialisasi menu bebek.

”Kreasi menu masakan di sini juga buatan mereka sendiri,” kata Operational Manager Restoran Tian Xi Ferdinand Cheng.

Salah satu menu andalan Tian Xi adalah smoked duck atau bebek asap. Bebek yang digunakan merupakan bebek impor yang dikenal memiliki daging lebih empuk dan enak. Dengan tambahan bumbu khas Tian Xi, masakan ini menjadi istimewa.

Daging bebek yang dipotong tipis segi empat terasa lembut dan gurih. Saat digigit terasa empuk dan lumer ketika berada di mulut. Sangat nikmat dilahap bersama nasi, menambah cita rasa tersendiri.

”Menu ini memang hanya ada di sini, tidak ada di tempat lain. Kreasi para chef kami sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia,” imbuh Ferdinand.

Dalam mengolah bebek asap ini, lanjut Ferdinand, pihaknya memanfaatkan alat serta teknologi canggih yang berguna untuk menjadikan masakan istimewa.

”Kami punya alat untuk menguliti daging bebek.Terus, agar daging bebek tidak berbau amis, kami pun punya ramuan istimewa untuk menghilangkan itu,” jelasnya.

Tian Xi juga baru saja memperkenalkan menu teranyar, yaitu smoked duck with mangoatau bebek asap yang ditambah irisan mangga. Daging bebek yang sudah gurih ditambah potongan buah mangga segar, membuat sajian ini unik.

”Rasanya unik dan berbeda, gurih, serta segar,” ujarnya.

Selain itu, ada pula menu roast duck, yaitu bebek panggang dengan bumbu istimewa. Lalu ada hot stone duck ricedim sum, aneka seafood, mi, sayuran, dan dessert. Jangan lewatkan juga menu tahu goreng cabai garam, sup jagung kepiting, tim kaki ayam lada hitam, dan tim xiao long pao.

Untuk minuman, tersedia teh China dan berbagai macam jus. Sedangkan untukdessert, restoran ini menyediakan puding kelapa ala Tian Xi. Kudapan ini tersaji dalam batok kelapa dari Thailand yang berukuran kecil, namun memiliki cita rasa khas. Rasanya benar-benar enak karena puding bercampur dengan air kelapa yang berasa manis.

”Kami memang bukan yang pertama kali membuatnya. Tapi, rasa yang Tian Xi sajikan benar-benar berbeda dan paling enak. Terbukti makanan ini jadi favorit pengunjung,” kata Fredinand.
(Koran SI/Koran SI/ftr)

Bebek Bakar Padang

BINGUNG mempersiapkan sajian istimewa menyambut kedatangan mertua ke rumah? Mengapa tidak menyajikan menu bebek bakar Padang. Selain mengenyangkan, aroma rempah-rempah yang khas dijamin membangkitkan selera makan.

Bahan:
1 ekor bebek dipotong empat bagian
1 batang kayu manis
3 biji cengkih
5 lembar daun jeruk
1 lembar daun kunyit
2 batang serai
3 sdm minyak goreng
500 ml santan cair
100 ml santan kental

Haluskan:
4 buah cabai merah
3 siung bawang putih
4 butir bawang merah
½ sdm ketumbar
½ sdt adas manis
½ sdt jintan
½ sdt lada
2 cm jahe
2 cm lengkuas
3 cm kunyit
3 biji kemiri

Cara membuat:

Tumis bumbu halus kayu manis, cengkih, daun jeruk, daun kunyit, dan daun serai sampai harum dan matang.

Tumis dengan bumbu sampai bebek setengah matang.
Tambahkan santan encer, kecilkan api, masak sampai kuah tinggal sedikit.

Tambahkan santan kental masak kebmali kuah mulai mengering. Angkat dinginkan.

Setelah dingin lumuri seluruh permukaan bebek dengan sisa kuah yang mengering kemudian bakar sampai kecokelatan. Angkat.

Resep ini disarikan dari buku “Kitab Masakan Kumpulan Resep Sepanjang Masa” oleh Tim Dapur Demedia.
(tty)